Indonesia merupakan negara keempat penyumbang balita stunting di dunia pada tahun 2022. Upaya percepatan penurunan stunting perlu ditunjang dengan kerja sama seluruh pihak, yaitu tenaga Kesehatan dan pengambil kebijakan agar target stunting sebesar 14% di tahun 2024 dapat tercapai.
Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), stunting di definisikan sebagai panjang atau tinggi badan menurut usia yang kurang dari – 2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO yang diakibatkan kekurangan gizi kronik atau peningkatan kebutuhan, misal karena infeksi berulang yang ditandai dengan tinggi badan anak lebih pendek dari rata-rata usianya.
Tanda-Tanda Stunting
Stunting biasanya mulai terjadi saat anak masih dalam kandungan dan baru terlihat jelas saat mereka memasuki usia dua tahun. Ada beberapa gejala yang bisa Anda kenali sebagai tanda-tanda stunting, antara lain:
- Pertumbuhan tubuh dan gigi yang terhambat
- Tahap perkembangan anak yang terlambat bila dibandingkan dengan anak seusianya
- Kemampuan fokus dan memori belajar yang buruk
- Pubertas yang terlambat
- Pada usia 8-10 tahun, anak cenderung lebih pendiam dan tidak banyak melakukan kontak mata dengan orang disekitarnya
- Berat badan lebih kurang di banding dengan anak seusianya
Penyebab Stunting
- Asupan nutrisi yang tidak cukup. Hal ini bisa terjadi karena masalah ekonomi atau kurangnya pengetahuan, dan bisa dialami oleh ibu hamil maupun anak-anak.
- Kebutuhan nutrisi yang lebih banyak karena kekurangan gizi dalam jangka panjang dan seringnya sakit. Sakit yang sering datang akan membuat tubuh membutuhkan lebih banyak energi.
Pada 1000 hari pertama kehidupan, yaitu dari dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun, terjadi perkembangan otak yang sangat cepat. Periode ini disebut periode kritis. Pada usia dua tahun, otak anak sudah berkembang hingga 80% dari ukuran otak orang dewasa.
Oleh karena itu, pada masa ini sangat penting untuk memberikan nutrisi yang cukup agar otak berkembang dengan baik. Jika terjadi kekurangan gizi pada periode ini, pengaruhnya bisa bertahan lama.
Bagaimana Cara Mencegah Stunting?
Mencegah stunting sangat penting karena dapat berdampak jangka panjang pada pertumbuhan anak bahkan hingga dewasa. Berikut adalah beberapa langkah preventif yang dapat dilakukan sebelum, selama, dan setelah masa kehamilan:
1. Perhatikan Asupan Gizi
Ibu hamil perlu mendapatkan gizi yang baik dan seimbang. Setelah lahir, beri ASI eksklusif selama 6 bulan karena ASI mengandung gizi yang lengkap untuk bayi, meningkatkan sistem imun, selanjutnya diberi MPASI. Untuk anak, usahakan memberikan menu makanan yang beragam.
2. Pilihan Menu Beragam
Upayakan untuk selalu memberi menu makanan yang beragam untuk anak. Jangan lupakan faktor gizi dan nutrisi yang dibutuhkan mereka setiap harinya. Saat masa kehamilan dan setelahnya, ibu juga perlu mendapatkan gizi yang baik dan seimbang agar dapat menghindari masalah stunting.
3. Pemeriksaan Rutin
Selama masa kehamilan, ibu perlu melakukan check up atau pemeriksaan rutin untuk memastikan berat badan sesuai dengan usia kehamilan. Selain pemeriksaan fisik, dilakukan juga pemeriksaan laboratorium seperti memantau kadar hemoglobin darah ibu.
Baca Juga: Medical Check Up: Ketahui Langkah dan Prosesnya
5. Kebersihan
Untuk mencegah terjadinya infeksi berulang pada anak, orang tua harus meningkatkan kebersihan, baik kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan.
Konsultasikan dengan Dokter
Untuk mencegah stunting, diperlukan perhatian yang serius serta tindakan yang tepat. Melalui pemberian gizi yang seimbang, perawatan ibu hamil yang baik, dan menjaga kebersihan, kita dapat menghindari dampak buruk dari stunting.
Jika Anda khawatir tentang perkembangan anak dan ingin memastikan mereka tumbuh sehat serta bebas dari stunting, konsultasikan langsung dengan dokter spesialis anak di Rumah Sakit Medistra. Tim dokter dan medis siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk anda dan keluarga.
Butuh Bantuan atau Informasi Lebih Lanjut?
Rumah Sakit Medistra siap untuk melayani Anda. Untuk pertanyaan, informasi, dan bantuan darurat, Anda bisa menghubungi kami melalui:
Telepon: (021) 5210-200
Whatsapp: 0817-5210-200
Ambulans: (021) 521-02-01
Dokter Rekomendasi

Dr. dr. Vonny Inkiriwang, Sp.A
Pediatrics

