makanan kaya antioksidan

Lindungi Tubuh dari Radikal Bebas, Yuk Konsumsi Makanan Kaya Antioksidan!

Antioksidan adalah kunci untuk menjaga kesehatan tubuh dan melawan efek negatif radikal bebas. Efek negatif ini berasal dari polusi, sinar UV, asap rokok, hingga makanan olahan yang bisa merusak sel-sel di dalam tubuh. Untuk menjaga tubuh tetap sehat, diperlukan asupan dari makanan kaya antioksidan untuk membantu tubuh menangkal kerusakan tersebut.

Apa itu antioksidan?

Tubuh manusia memiliki mekanisme pertahanan alami terhadap stres oksidatif melalui antioksidan, baik yang diproduksi secara internal maupun diperoleh dari makanan. Antioksidan membantu menetralkan radikal bebas dan menjaga keseimbangan oksidatif dalam tubuh.

Tetapi, jumlah antioksidan yang dihasilkan tubuh sering kali tidak cukup untuk menghadapi paparan radikal bebas yang semakin meningkat akibat gaya hidup modern. Beberapa jenis antioksidan yang diperoleh dari luar tubuh adalah: vitamin A, C, E, betakaroten, lutein, likopen, selenium, zeaxanthin, dan mangan.

Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung antioksidan untuk menjaga daya tahan tubuh tetap sehat.

Makanan kaya antioksidan

Berikut adalah berbagai makanan kaya antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.

1. Buah-buahan dan sayuran:

  • Tomat dan semangka (mengandung likopen)
  • Brokoli (kaya akan sulforaphane dan glukosinolat)
  • Jeruk dan kiwi (mengandung vitamin C)
  • Wortel dan bayam (mengandung beta-karoten)

2. Mineral antioksidan:

  • Kacang brasil dan makanan laut (mengandung selenium)
  • Daging merah dan kacang-kacangan (mengandung zinc)
  • Biji-bijian dan kacang-kacangan (mengandung mangan)
  • Cokelat hitam (mengandung flavonoid)

3. Cairan kaya antioksidan:

Selain makanan, terdapat minuman yang mengandung antioksidan.

  • Teh hijau (mengandung katekin)
  • Air kelapa (mengandung vitamin C)

Manfaat makanan kaya antioksidan untuk tubuh

Antioksidan berguna untuk melawan radikal bebas. Manfaat yang bisa diperoleh yaitu:

  • Mencegah penuaan dini
  • Menurunkan risiko kanker
  • Menjaga kesehatan mata
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Menurunkan risiko penyakit jantung

 

Baca Juga: Ingin Pencernaan Lancar? Konsumsi Makanan Tinggi Serat ini!

 

Dampak kekurangan antioksidan

Radikal bebas memiliki dua sumber utama radikal bebas meliputi:

  1. Sumber endogen: mitokondria, enzim oksidatif, fagosit, dan reaksi inflamasi.
  2. Sumber eksogen: asap rokok, polusi udara, pestisida, dan sinar ultraviolet.

Jika tubuh kekurangan antioksidan, dampak pada tubuh adalah:

  • Penurunan daya tahan tubuh
  • Penuaan dini
  • Gangguan penglihatan
  • Risiko penyakit kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

Penutup

Makanan kaya antioksidan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan melindungi sel dari efek merusak radikal bebas. Konsumsi antioksidan juga harus disertai dengan gaya hidup sehat seperti olahraga rutin dan manajemen stres yang baik.

Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar asupan antioksidan bagi tubuh, jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis gizi di Rumah Sakit Medistra untuk mendapatkan nutrisi yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Butuh Bantuan atau Informasi Lebih Lanjut?

Rumah Sakit Medistra siap untuk melayani Anda. Untuk pertanyaan, informasi, dan bantuan darurat, Anda bisa menghubungi kami melalui:

Telepon: (021) 5210-200

Whatsapp: 0817-5210-200

Ambulans: (021) 521-02-01

 


 

Referensi:

 


Dokter Rekomendasi:

 

Amelia Jessica, Dr. , Sp.GK, AIFO-K

Nutritionist

Processing your request, please be patient.