Sinusitis adalah kondisi yang dapat mengganggu kenyamanan. Meski sering dianggap sebagai masalah kesehatan ringan, sinusitis bisa menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang cukup besar, tergantung pada seberapa parah dan lamanya.
Kondisi ini terjadi ketika rongga sinus di sekitar hidung meradang dan tersumbat, menyebabkan gejala seperti hidung tersumbat, sakit kepala, dan rasa tidak nyaman di wajah. Penyebabnya adalah infeksi virus, bakteri, atau bahkan alergi.
Jenis sinusitis
Sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus, yaitu ruang kosong di sekitar hidung yang terhubung dengan saluran pernapasan. Saat rongga sinus ini meradang, cairan atau lendir akan terperangkap di dalamnya, menyebabkan hidung tersumbat dan infeksi. Kondisi ini bisa terjadi dalam dua bentuk:
1. Sinusitis akut
Sinusitis akut terjadi ketika peradangan pada sinus berlangsung selama 7 hingga 10 hari, sering kali disebabkan oleh infeksi virus seperti flu atau pilek. Pada beberapa kasus, sinusitis akut juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri.
2. Sinusitis kronis
Sinusitis kronis adalah kondisi yang lebih serius, di mana gejala sinusitis bertahan lebih dari 12 minggu. Penyebabnya bisa beragam, termasuk alergi, polip hidung, atau masalah struktural pada rongga hidung.
Gejala sinusitis
Gejala sinusitis sangat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan dan durasi penyakitnya. Beberapa gejala yang sering ditemukan pada penderita sinusitis adalah:
- Hidung tersumbat atau berair
- Lendir hidung yang kental berwarna kuning atau hijau
- Nyeri atau tekanan di wajah, terutama di sekitar hidung, mata, pipi, dan dahi
- Sakit kepala atau migrain
- Batuk, terutama yang memburuk pada malam hari
- Demam dan kelelahan
- Penurunan kemampuan penciuman dan perasaan penuh di telinga
- Nafas bau
Gejala ini bisa berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu tergantung pada jenis sinusitis yang dialami.
Penyebab sinusitis
Sinusitis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, tetapi penyebab paling umum adalah infeksi virus yang menyertai flu atau pilek. Ketika infeksi virus meradang, sinus yang sehat bisa terisi dengan cairan, menyebabkan sumbatan dan infeksi lebih lanjut.
Beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko terkena sinusitis antara lain:
- Alergi musiman seperti alergi debu atau serbuk sari.
- Infeksi saluran pernapasan seperti pilek atau infeksi saluran pernapasan atas lainnya sering kali menjadi pemicu.
- Polip hidung, pertumbuhan jaringan jinak pada hidung yang bisa menyebabkan penyumbatan.
- Kondisi medis tertentu seperti cystic fibrosis atau gangguan sistem imun yang melemah.
- Paparan asap rokok atau polusi yang mengiritasi saluran pernapasan dan meningkatkan risiko infeksi sinus.
- Infeksi yg disebabkan oleh gigi geraham atas yang sedang mengalami peradangan atau abses karena akar gigi tersebut masuk ke sinus maksila.
Kapan harus menghubungi dokter?
Terdapat beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis, terutama jika gejalanya tidak kunjung membaik atau memburuk. Segera temui dokter jika mengalami:
- Gejala berlangsung lebih dari seminggu dan tidak ada perbaikan.
- Gejala yang memburuk setelah sempat membaik.
- Demam tinggi yang berlangsung lebih dari 3 hari.
- Rasa sakit yang parah di sekitar mata atau wajah.
- Masalah penglihatan, seperti penglihatan ganda.
- Nyeri atau kaku leher yang bisa mengindikasikan infeksi lebih lanjut.
Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik di poliklinik dengan bantuan endoskopi hidung. Selain itu, pencitraan seperti foto rontgen hidung dapat digunakan, tetapi pemeriksaan paling akurat untuk menilai kondisi sinus secara lebih mendalam adalah CT scan.
Penanganan sinusitis
Penanganan dapat bervariasi tergantung pada penyebab dan jenis sinusitis yang dialami. Berikut adalah beberapa metode pengobatan yang umum dilakukan:
1. Perawatan rumah
Untuk kasus sinusitis akut yang tidak disertai infeksi bakteri, banyak orang yang dapat merawat diri mereka di rumah dengan menggunakan:
- Irigasi hidung menggunakan larutan saline
- Kompres hangat di area wajah yang terasa nyeri
- Memakai semprot hidung seperti anti inflamasi dan dekongestan
- Obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol
Beberapa obat seperti semprotan hidung antiinflamasi atau dekongestan tidak bisa dibeli bebas dan perlu resep dokter. Jadi, penting untuk memeriksakan diri ke dokter umum atau THT terlebih dahulu agar mendapat obat yang tepat dan aman digunakan.
2. Antibiotik
Jika sinusitis disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Namun, antibiotik tidak efektif jika sinusitis disebabkan oleh virus.
3. Operasi
Jika pengobatan medis tidak efektif, dalam beberapa kasus, prosedur pembedahan diperlukan untuk membuka saluran sinus yang tersumbat.
Saat ini operasi pada kasus sinusitis menggunakan metode Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS), prosedur bedah minimal invasif untuk mengatasi masalah pada sinus dan hidung, seperti sinusitis kronis atau polip hidung.
Prosedur ini menggunakan endoskop (alat berbentuk selang kecil dengan kamera) untuk melihat dan membersihkan sumbatan pada saluran sinus, mengangkat jaringan yang meradang atau polip, dan memperbaiki saluran sinus yang tersumbat.
Pencegahan
Beberapa langkah dapat membantu mengurangi risiko terjadinya sinusitis, seperti:
- Menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan
- Menghindari paparan asap rokok dan polusi udara
- Menggunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara di rumah
- Mengelola alergi dengan baik
- Menjaga kesehatan gigi
Jaga kesehatan sinus dengan langkah yang tepat
Sinusitis adalah kondisi yang sering terjadi pada banyak orang. Meskipun sering kali dapat sembuh dengan sendirinya, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Mengetahui gejala, penyebab, dan cara pengobatan sinusitis yang tepat sangat penting untuk membantu meringankan gejala dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Apabila gejala sinusitis tidak membaik atau semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter spesialis THT di Medistra Hospital untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Artikel ini ditinjau secara medis oleh: dr. Susana, Sp.THT-KL
Butuh Bantuan atau Informasi Lebih Lanjut?
Rumah Sakit Medistra siap untuk melayani Anda. Untuk pertanyaan, informasi, dan bantuan darurat, Anda bisa menghubungi kami melalui:
Telepon: (021) 5210-200
Whatsapp: 0817-5210-200
Ambulans: (021) 521-02-01
Dokter Rekomendasi:

ENT ( Ear, Nose & Throat )
Referensi
- Khalid, O.M., Omer, M.B., Kardman, S.E. et al. A prospective study of acute sinusitis, clinical features and modalities of management in adults, Sudan. Egypt J Otolaryngol 38, 129 (2022). https://doi.org/10.1186/s43163-022-00316-9
- Everything you need to know about sinusitis – Medical News Today
- Acute sinusitis – Mayo Clinic