Klinik Neuroscience Print

Teknik Terkini Penanganan Operasi Gangguan Pada Otak dan Gangguan Pada Tulang Belakang (Spine)

Mendengar kata gangguan pada otak maupun gangguan pada tulang belakang (spine), menimbulkan ketakutan dan terbayang kematian ataupun kelumpuhan.

Gangguan pada otak dapat berupa pecahnya pembuluh darah otak, ataupun tersumbatnya pembuluh darah otak yang dapat menyebabkan kematian ataupun kelumpuhan , demikian juga gangguan pada kerangka tulang belakang dapat menimbulkan rasa sakit yang semakin lama semakin tidak tertahankan yang akhirnya hanya dapat diatasi dengan tindakan operasi.

Baik tindakan operasi pada otak maupun operasi pada tulang belakang (spine), sejauh ini dianggap beresiko sangat tinggi karena jika terjadi kekeliruan sedikit saja (terutama jika saraf terpotong oleh pisau bedah) dapat menimbulkan kelumpuhan pemanen baik sebagian badan ataupun seluruh badan, tergantung dari letak tindakan operasi yang dilakukan.

MRI dan MRA atau penggunaan Discovery CT750 HD - 256 Slices, kita dapat dengan lebih akurat menentukan kelainan pembuluh darah atau tepatnya penyempitan sampai penyumbatan pembuluh darah otak maupun pembuluh darah dibagian leher yang menuju ke otak (pembuluh darah karotis) serta kelainan otak lainnya. Demikian juga diagnosa untuk menentukan adanya jepitan (tekanan) pada saraf utama di tulang belakang (spine) yang menimbulkan sakit dari yang enteng sampai yang tidak tertahankan, dengan penggunaan alat-alat diagnostik di atas dapat dianalisa oleh Dokter secara lebih akurat.



MRI 1.5 Tesla

Discovery CT750 HD 256 Slices

 

Bypass Pembuluh Darah Otak Sebagai Tindakan Pencegahan Terjadinya Stroke

Jika terjadi penyempitan pembuluh darah otak dan tidak diambil tindakan; dengan berjalannya waktu akan terjadi penyumbatan, baik sebagian ataupun seluruhnya, pada pembuluh darah tersebut sehingga dapat menimbulkan stroke, dimana orang menjadi lumpuh ataupun menyebabkan kematian.

Kini dengan tersedianya peralatan bedah mikro (microsurgery) yang canggih, penyempitan pembuluh darah otak dapat diatasi dengan melakukan operasi by-pass/anastomose dengan memasang pembuluh darah baru ke pembuluh darah yang menyempit tersebut sehingga aliran darah ke bagian otak tersebut dapat dilancarkan kembali dan bahaya terjadinya stroke dapat dicegah.

Penyambungan pembuluh darah dimaksud dilakukan dengan mengambil pembuluh darah balik ditungkai (graft vena saphena magna). Sumbatan pembuluh darah di otak dapat dibagi menjadi 2 (dua) bagian besar yaitu : sumbatan pada aliran darah bagian depan (Anterior Circulation) dan sumbatan pada aliran darah bagian belakang (Posterior Circulation), sedangkan teknik penyambungan pembuluh darah (anastomose) dapat berupa end to end (ujung ke ujung) maupun end to side atau dengan penambahan graf yang biasanya diambil dari pembuluh darah balik di tungkai (Vena Saphena Magna).

Dengan tersedianya bedah mikro (micro surgery) yang canggih seorang Dokter Bedah syaraf dapat melakukan operasi pada otak, baik operasi pendarahan otak, operasi penyambungan / bypass pembuluh darah otak (anastomose), operasi tumor otak maupun operasi micro pada system tulang belakang (spine) dengan resiko yang minimal. Hal ini terutama ditunjang dengan adanya kemajuan yang berarti dan alat penunjang lainnya seperti CUSA(alat penghancur tumor), Microscope yang canggih dalam Neurofisiologi berupa tersedianya alat yang disebut INTRA OPERATIVE NEUROPHYSIOLOGIC MONITORING yang disingkat IOM. Dengan alat IOM yang dioperasikan seorang Dokter Ahli Saraf (Neurologist) yang mendampingi Dokter Bedah Saraf (Neuro Surgeon) dalam melakukan operasi-operasi micro seperti disebut di atas, Dokter Bedah Saraf dapat memonitor dan mengetahui keadaan otak terutama saraf si penderita pada waktu dilakukan tindakan operasi sehingga dapat diperoleh hasil yang maksimal dan mengurangi resiko terjadinya salah potong ataupun komplikasi yang mungkin terjadi dalam melakukan tindakan bedah mikro tersebut.

 

Pelayanan Terpadu Neuroscience Di Rumah Sakit Medistra

Dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien-pasien yang menderita gangguan saraf, gangguan pendarahan di otak, gangguan penyempitan pembuluh darah otak, tumor otak, stroke, gangguan pada tulang belakang (spine), pada saat ini RS Medistra sedang merintis Pusat Pelayanan Terpadu untuk penanganan penyakit tersebut.

Untuk keperluan tersebut saat ini RS Medistra sudah memiliki fasilitas ultra modern yang didukung oleh seperangkat peralatan kedokteran produksi terkini dengan teknologi terbaru meliputi :

  • Discovery CT750 HD - 256 slices.
  • Cavitron Ultrasonic Surgical Aspirator (CUSA).
  • Electro Encephatography (EEG)
  • EMG / Electro Myography
  • Nerve Integrity Monitor
  • Intra Operative Neurophysiology Monitor (IOM).
  • Mikroskop Bedah Saraf dengan kualitas dan resolusi yang sangat baik.
  • Ruang Operasi Bedah Saraf yang lengkap.



Mikroskop Bedah Saraf

CUSA

IOM

Dengan keandalan dari Tim Dokter yang berpengalaman, penanganan penyakit-penyakit tersebut di atas yang sebelumnya ditangani dengan cara konvensional, sekarang dapat dilakukan dengan penggunaan teknologi kedokteran canggih, sehingga resiko dapat diminimalkan dengan tingkat keberhasilan operasi yang lebih tinggi.

Penggunaan Cavitron Ultrasonic Surgical Aspirator (CUSA) adalah metode terkini dalam pengangkatan tumor di otak di RS. Medistra. Alat ini akan mengecilkan ukuran tumor dengan getaran ultrasonic dan pecahan tumor akan disedot oleh penyedot (Aspirator).

Teknik ini akan meminimalkan kerusakan pada saraf otak dan pembuluh darah akibat penggunaan pisau bedah. Penggunaan mikroskop bedah dengan resolusi tinggi dan CUSA, memudahkan tindakan operasi tumor otak yang besar dan berbahaya yang sebelumnya tidak berani dilakukan oleh ahli bedah saraf.

Komputer 3 dimensi pada Discovery CT 750 HD - 256 slices dan MRI, sangat membantu dokter ahli bedah saraf untuk menilai dan merencanakan prosedur pengangkatan tumor otak yang sulit, dimana tumor yang akan diangkat terletak jauh didalam rongga kepala.

Dengan tersedianya fasilitas dan peralatan neurodiagnostik canggih maka deteksi penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah otak telah dapat dilakukan di RS Medistra - Jakarta, dengan hasil yang cepat dan akurat. Demikian halnya dengan dukungan peralatan bedah saraf yang lengkap, termasuk IOM, maka pengobatan penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah otak melalui operasi by pass pembuluh darah otak telah dapat dilaksanakan di RS Medistra – Jakarta.

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan menghubungi:

Bagian Informasi / Marketing Rumah Sakit Medistra

Telp. 021-5210200 Ext. 101, 689

Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it