Apa yang Perlu Anda diketahui tentang Penyakit Lupus?

Oleh: Prof. Dr. dr. Heru Sundaru, SpPD, K-AI

 

Apakah Lupus itu?                                   

Lupus adalah salah satu penyakit yang paling dikenal diantara seratusan penyakit otoimun.  Istilah medisnya adalah lupus eritematosus sistemik (LES), eritema berarti kemerahan sedangkan sistemik artinya tersebar ke berbagai organ tubuh. Dalam keadaan normal sistem imun (kekebalan tubuh), bertugas mempertahankan diri terhadap ancaman dari luar seperti bakteri, virus, parasit atau jamur tetapi pada penyakit otoimun terjadi sebaliknya. Sistem imunnya menyerang organ-organ tubuhnya sendiri.

 

Sampai sejauh ini dikenal 2 jenis lupus :

1.  Lupus diskoid, yaitu bercak kemerahan seperti uang logam di kulit muka atau bagian badan lainnya termasuk kulit kepala. Jenis lupus ini jinak, jarang berkembang menjadi lupus sistemik.

 

2.  Lupus eritemaosus sistemik (LES).  Dalam bahasa Inggris sering disebut sebagai Sistemic Lupus Erythematosus (SLE) , selain mengenai kulit  yang biasanya berupa kemerahan ( eritema ), juga menyerang organ-organ tubuh lainnya.

Sebenarnya ada satu keadaan lagi  yang meskipun jarang , perlu diketahui, yaitu yang dikenal dengan lupus imbas obat (drug induced lupus). Keluhan menyerupai lupus tetapi gejalanya ringan berupa keluhan kulit atau sendi , hampir tidak pernah mengenai organ penting seperti ginjal, sel darah atau otak. Didapatkan pada pasien yang mengkonsumsi obat tertentu seperti procain amide, hydralazine atau methyldopa jangka panjang, keluhan atau gejala akan hilang manakala pemakaian obat dihentikan.

Beratnya penyakit lupus berbeda-beda dari satu penderita ke penderita lainnya dan perjalanan penyakitnya ditandai dengan masa remisi (sembuh sementara) dari  keadaan aktif kemudian sewaktu-waktu kambuh kembali (flare). Lupus dapat membahayakan penderita bila menyerang organ tubuh yang penting seperti otak, ginjal atau darah. Meskipun demikian bila diketahui stadium awal, dan pengobatan yang baik, perbaikan dan pengendalian penyakit masih mungkin dilakukan, sehingga penderita masih dapat menikmati hidupnya dengan baik.


Siapa yang terkena?

Karena LES dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk ( penyakit kulit, sendi, darah, ginjal, paru dan sebagainya), maka sulit untuk menentukan berapa sering penyakit ini terdapat di masyarakat. Kejadian lupus yang dilaporkan kebanyakan dari data rumah sakit. Di negara maju di mana pelaporan penyakit sudah teratur dilaporkan kejadian  per 100.000 penduduk /tahun: Amerika Serikat 0.7-7.2 kasus,Swedia 4,8 kasus, tetapi secara keseluruhan jumlah penderita lupus di Amerika Serikat diperkirakan berkisar 2-2.5 juta penduduk.   Kejadian LES juga dipengaruhi etnik, masih data dari Amerika Serikat, etnik kaukasus 1 kasus tiap 1000 penduduk, diantara warga amerika turunan afrika 1 kasus tiap 250, sedangkan keturunan Amerika Latin 1  tiap 500 penduduk. Tidak ada data kejadian LES diantara warga amerika keturunan asia, tetapi kejadian LES di Cina, Thailand dan Kamboja dikatakan cukup sering,meskipun tidak ada angka kejadiannya.

Kejadian lupus dipengaruhi oleh jenis kelamin dan umur. Dapat dikatakan 90 % penderita lupus adalah perempuan, sisanya laki-laki. Pada umumnya awal menderita lupus pada usia 15-45 tahun, meskipun lupus dapat terjadi pada waktu bayi atau usia lanjut. Mengapa seseorang mendapat penyakit lupus, belum ada penjelasan yang pasti. Diduga ada pengaruh gen dan lingkungan. Namun demikian tidak ada gen tertentu untuk lupus, tetapi agaknya banyak gen turut berperan. Demikian pula berbagai fsktor lingkungan ikut berperan seperti infeksi virus, obat obatan, cahaya ultra violet yang berlebihan, stres psikis, kelelahan yang berlebihan dan lainnya.


Gejala Lupus

Lupus memberikan gejala yang sangat bervariasi, sehingga gejala bisa berbeda dari satu penderita dengan penderita yang lain. Demikian pula gejala bisa bersifat akut atau menahun yang hilang timbul diselingi masa remisi (tenang atau sembuh sementara). Gejala juga bisa bersifat umum atau khusus yang  mengenai organ-organ tertentu.

 

Gejala Umum

Sewaktu dalam keadaan serangan atau aktif, penderita merasa seperti sedang “flu”, berupa gejala demam,lelah, sakit kepala, otot pegel dan nyeri sendi. Kadang kadang didapatkan bercak merah sekitar hidung atau kedua pipi menyerupai kupu-kupu (butterfly rash), lemah, tidak napsu makan dan penurunan berat badan. Tidak jarang penderita mengalami depresi.


 

 
The contents of this webpage are copyright � 2007-2008 Medistra Hospital. All rights reserved.
isuzu cikarang isuzu cikarang bekasi jakarta isuzu giga isuzu giga isuzu giga isuzu elf isuzu panther Dealer Isuzu Bekasi Cibitung Cikarang isuzu elf isuzu giga elf sparepart isuzu kredit isuzu harga isuzu promo isuzu dealer isuzu isuzu isuzu mobil isuzu bekasi isuzu online isuzu kita promo isuzu promo isuzu isuzu giga isuzu panther isuzu elf paket umroh Resep Masakan Resep Masakan